#RytB

#RytB… Rasa yang Tak Biasa

Aku lupa persisnya, tapi itu adalah percakapan kami awal November lalu.

Kata nenek, berteman itu hanya sampai menghadiri pernikahannya saja, melihat kelahiran anaknya, aqiqah dan seterusnya tidak harus kau datangi

Sungguh, ada yang bergolak di hati ini, sahabat… Aku pun tak tahu, perasaan apa itu. Tidak, aku tidak marah pada Beliau yang memiliki pemikiran demikian. Aku hanya ingin tahu, apa kau juga memiliki pemikiran yang sama?

Aku tahu bahwa kita lahir dan dibesarkan di lingkungan yang berbeda. Apa yang kita dapatkan dari keluarga dan lingkungan sosial pun juga berbeda. Akan tetapi, pada hakikatnya bahwa nilai-nilai sosial dan persaudaraan yang kita yakini tidaklah jauh berbeda.

Sedih… Tentu aku sedih jika kau meyakini hal yang demikian. Sungguh, ini hanya egoku yang berharap kau memiliki pemikiran yang sama denganku. Seperti elektron yang mengelilingi proton, mungkinkah kita berada di lintasan yang berbeda, sahabat?

Kelak ketika kita telah terpisah jauh, kita tetap memandang langit yang sama bukan? Kutitipkan rabithoh untukmu padaNya, semoga rasa yang tak biasa saat ini suatu saat akan dipertemukan di SyurgaNya kelak.

Kelas X GP

Daftar nama siswa yang harus belajar ‘ekstra’ giat:
1. Ahmad Fikri Alpajri
2. Daniel Parlindungan
3. Fajri Praminata
4. Gilang Ramadhan
5. Hanoval. A
6. Hatta Rendi Putra
7. Hazan Amsyah Putra
8. M. Agus Syafryan
9. M. Berkat
10. M. Resky Fahlevi
11. Nikholas Putra
12. Nur Fajri Farah
13. Raka DW
14. Tio Travolta
15. Zaki Mubarak

Amanah itu…

2013-06-05 08.40.42  02.50

Rasa kantuk, lelah dan laparku tiba-tiba hilang seketika

Sudah lama aku tidak menulis, yah teramat lama tidak menuangkan untaian kata demi kata di halaman ini…

Aku lelah… entah kenapa kata itu yang selalu muncul dalam benakku (Kenapa aku harus mengeluh dengan waktu yang diberikan Allah untukku). Detik ketika aku menuliskan ini, aku masih bisa bernafas dan beraktivitas. Ya Rab, sungguh aku tidak ingin menjadi hambaMu yang kufur nikmat. Astaghfirullah…

Dialah yang menjadikan untukmu malam (sebagai) pakaian dan tidur untuk istirahat dan Dia menjadikan siang untuk bangun berusaha.” (QS. Al-Furqaan: 47)

Sungguh, aku merindukan masa-masa denganMu di ruang kecilku 7 tahun silam. Masa dimana aku menghabiskan malam-malamku hanya berdua denganMu. Masa dimana aku mencurahkan dan melepaskan segala rindu, penat, cita-cita, harapan, asa dan kesedihanku. Masa dimana aku masih menimba ilmu sebagai seorang mahasiswa dan aktivis kampus. Aku rindu, teramat rindu… T.T

Seperti roda yang terus berputar, waktu pun berlalu dengan cepat…
Aku hari ini bukan lagi seorang ‘adik kecil’ yang harus diajari dan diperhatikan. Masa itu telah jauh berlalu seiring dengan bertambah amanah dalam hidupku. Peran baruku sebagai seorang pendidik membuat hari-hariku tersita. Antara sabar dan lelah yang harus kuimbangi setiap memasuki gerbang sekolah, menghadapi kalian yang ‘luar biasa’ bagiku. (“Allah, apalagi tingkah polah mereka hari ini..”). Ya, aku merasa lelah harus menahan hati dan mengingkari nuraniku sebagai seorang pendidik. Namun, aku tak berdaya karena terjebak dalam sistem yang teramat rumit dan tidak sesuai dengan apa yang aku harapkan. Hatiku teramat sedih dan miris dengan pemandangan yang kusaksikan setiap hari.

Maafkan aku, anak-anakku…” Marahku karena rasa sayangku pada kalian. Aku tak ingin kalian gagal di masa depan kelak. Kalian adalah amanahku saat ini, bantu aku untuk menunaikannya. KepadaMu ya Rab, kuatkan aku menjalani ini semua..

#untuk kalian yang membuatku tersentak bahwa aku harus bersungguh-sungguh menjalankan amanah ini (TGB dengan kreatifitasnya, TKR dengan ilmu bengkelnya, GP dengan celotehnya, LAS yang menguji kesabaranku dan LIS dengan keusilannya)

Kosmetik Elektrokimia

Para ilmuwan di Inggris telah mengembangkan suatu penggunaan menarik untuk kosmetik. Craig Banks dan para koleganya dari Universitas Manchester Metropolitan menggunakan suatu produk  pemutus antiperspirantuntuk membuat sensor array mikroelektroda acak.

Sensor elektrokimiawi berdasar pada array mikroelektroda acak mempunyai keuntungan yang signifikan seperti batasan pendeteksian yang sangat rendah dan respon yang cepat. Sekarang ini mereka sedang dievaluasi di  semua area mencakup biosensor dan diagnostis medis untuk penganalisaan makanan dan minuman. Bagaimanapun, reproduksitifitasan dan terbatasanya biaya pengangkutan mereka dari laboratorium hingga ke lapangan, jelas Banks. Baca lebih lanjut