Oase Iman

Ukhuwah itu.,

“Sesungguhnya ukhuwah itu tak terbatas oleh jarak dan waktu”

Ketika seorang sahabat 4 tahun yang lalu mengatakan “Ukhti, komunikasi adalah syarat utama dalam menjalankan sebuah ukhuwah, tanpanya dalamnya hati seseorang takkan pernah ada yang tahu, ceritakanlah… Apapun itu, suka ataupun duka walau setelahnya mungkin tidak akan mendapatkan apa yang kita harapkan, solusi yang tepat ataupun sesuatu yang wah, tapi setidaknya tanpa kita sadari dengan berbagi kita telah mengurangi sekian persen benang kusut di kepala dan mencairkan bongkahan es di hati. Di balik itu semua banyak manfaat yang dapat kita ambil bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga bisa menebar pahala tuk yang lainnya. Kita menjadi lebih mengenal sosok saudari kita, kita bisa belajar dari masalah-masalah yang dihadapinya, kita jadi termotivasi tuk melakukan sesuatu yang lebih besar dan lebih baik dan kita bisa belajar tuk lebih peka terhadap yang lain, demi meningkatkan ukhuwah kita. Sekecil-kecilnya bantuan yang kita dapat yaitu dukungan tuk diri sendiri dan yang lain. Ingatlah bahwa kami selalu ada tuk mendukung setiap langkahmu, selalu tetaplah bersemangat menghadapi segala proses pembelajaran hidup ini wahai saudariku, karena sesungguhnya Allah selalu bersama kita”

Subhanallah…tanpa terasa air mata pun menetes mengingat betapa sesungguhnya ada seseorang di ujung sana yang peduli dan menyayangi kita., Saya dan siapapun kita juga pernah merasakan hal yang sama. Ketika ada saudara kita yang begitu tulus menyayangi karena Allah. Saudariku., pernahkah terlintas olehmu,  engkau akan menangis saat saudaramu berduka? engkau rela berkorban demi seseorang yang tidak memiliki ikatan darah denganmu?

Mengingat kembali bahwa tingkatan ukhuwah terendah adalah berbaik sangka dengan saudaramu., sudahkah hal itu kita lakukan?

terkadang tanpa kita sadari, ucapan yang keluar dari lisan kita justru sesuatu yang menyakitkan baginya., Astaghfirullah al adzhim., semoga Allah senantiasa menjauhkan kita dari berbagai penyakit hati.,

Ketika kita mencoba untuk bertanya pada diri sendiri., Sejauh apa ukhuwah yang telah kita rajut selama ini? ta’aruf? tafahum? takaful? ataukah itsar?
wallahu a’lam bishawab., hanya engkaulah yang mampu menjawabnya.,

Sesungguhnya ikatan yang terbentuk karena ikatan akidah lebih kekal sekalipun dibandingkan dengan ikatan darah.,
Jazakillah katsir untuk sahabat-sahabat terbaikku; Ellya Adnan, Nurma Yunita, Nurmuslimah dan Rahmadhanis. Bersama kalian, ku rajut bingkai ukhuwah ini., Semoga kan kekal abadi dan bertemu di SyurgaNYA kelak. Aamiin.

2 responses to “Oase Iman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s